<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>One Day In A Life Time &#187; Linux</title>
	<atom:link href="http://www.johanpratama.web.id/category/linux/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.johanpratama.web.id</link>
	<description>Computer Network, Linux, And Motorcycle</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Feb 2012 07:42:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>Mengsinkronkan Waktu Di Ubuntu Karmic Dan Windows XP</title>
		<link>http://www.johanpratama.web.id/mengsinkronkan-waktu-di-ubuntu-karmic-dan-windows-xp/</link>
		<comments>http://www.johanpratama.web.id/mengsinkronkan-waktu-di-ubuntu-karmic-dan-windows-xp/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Jan 2011 02:37:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Johan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.johanpratama.web.id/?p=270</guid>
		<description><![CDATA[Posting berikut ini lagi-lagi lanjutan dari posting sebelumnya yang membahas tentang menginstall dual-OS Ubuntu dan Windows. Setelah permasalahan sebelumnya mengenai Grub2 dan meng-install driver Realtek di Windows XP SP3 sudah terselesaikan, ternyata terdapat satu masalah lagi. Yaitu waktu yang ada di Ubuntu dan di Windows ternyata tidak sinkron. Hal ini terjadi karena metode pewaktuan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Posting berikut ini lagi-lagi lanjutan dari posting sebelumnya yang membahas tentang menginstall dual-OS Ubuntu dan Windows. Setelah permasalahan sebelumnya mengenai Grub2 dan meng-install driver Realtek di Windows XP SP3 sudah terselesaikan, ternyata terdapat satu masalah lagi. Yaitu waktu yang ada di Ubuntu dan di Windows ternyata tidak sinkron.</p>
<p>Hal ini terjadi karena metode pewaktuan yang digunakan dua OS ini berbeda. Pada windows metode yang digunakan adalah<em> local time</em>. Sedangkan di Ubuntu menggunakan <em>UTC</em>.</p>
<p>Untuk mengatasi hal ini, pertama-tama matikan dulu fasilitas sinkronisasi waktu otomatis yang ada di windows. Kemudian di Ubuntu, edit file /etc/default/rcS</p>
<p><code>sudo vim /etc/default/rcS</code></p>
<p>Kemudian ubahlah <code>UTC=yes</code> menjadi <code>UTC=no</code></p>
<p>Reboot Ubuntu nya. Sekarang waktu antara Ubuntu dengan Windows akan sama-sama menggunakan <em>local time</em>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.johanpratama.web.id/mengsinkronkan-waktu-di-ubuntu-karmic-dan-windows-xp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memperbaiki GRUB 2 Di Ubuntu Karmic</title>
		<link>http://www.johanpratama.web.id/memperbaiki-grub-2-di-ubuntu-karmic/</link>
		<comments>http://www.johanpratama.web.id/memperbaiki-grub-2-di-ubuntu-karmic/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Jan 2011 07:18:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Johan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.johanpratama.web.id/?p=264</guid>
		<description><![CDATA[Karena satu dan lain hal. Akhirnya saya meng-install Windows XP di laptop saya yang sebelumnya telah terinstall Ubuntu Karmic. Kasus klasik yang biasa terjadi ketika meng-install dual OS adalah hilangnya GRUB yang menyebabkan kita tidak bisa booting ke ubuntu. Mulai rilis Karmic ini GRUB yang digunakan adalah GRUB2. Dan ternyata GRUB2 ini sangat berbeda dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Karena satu dan lain hal. Akhirnya saya meng-install Windows XP di laptop saya yang sebelumnya telah terinstall Ubuntu Karmic. Kasus klasik yang biasa terjadi ketika meng-install dual OS adalah hilangnya GRUB yang menyebabkan kita tidak bisa booting ke ubuntu.</p>
<p>Mulai rilis Karmic ini GRUB yang digunakan adalah GRUB2. Dan ternyata GRUB2 ini sangat berbeda dengan GRUB versi sebelumnya. Untuk memperbaiki GRUB2 pun sudah berbeda.</p>
<p>Caranya adalah siapkan Live CD Ubuntu. Gunakan Live CD ubuntu karmic atau diatasnya. Jangan gunakan Live CD Ubuntu versi dibawahnya.</p>
<p>Setelah masuk ke Live CD, tekan Alt+F2 dan masukkan perintah gnome-terminal.</p>
<p>Setelah masuk ke terminal ketikkan :</p>
<p><code>$sudo fdisk -l</code></p>
<p>Maka akan tampil tabel partisi yang ada. Berikut adalah tampilan tabel partisi laptop saya :</p>
<p>/dev/sda1 29 8369 66999082+ 83 Linux<br />
/dev/sda2 * 8370 13995 45190845 7 HPFS/NTFS<br />
/dev/sda3 13996 14593 4803435 5 Extended<br />
/dev/sda5 13996 14593 4803403+ 82 Linux swap / Solaris</p>
<p>Sekarang saya akan mount partisi root Ubuntu saya (sda1) :</p>
<p><code>$sudo mount /dev/sda1 /mnt</code><br />
<code>$sudo mount --bind /dev /mnt/dev</code><br />
<code>$sudo mount --bind /proc /mnt/proc</code></p>
<p>Langkah berikut opsional. Cuma mengkopi resolv.conf :</p>
<p><code>$sudo cp /etc/resolv.conf /mnt/etc/resolv.conf</code></p>
<p>Sekarang chroot ke partisi Ubuntu :</p>
<p><code>sudo chroot /mnt</code></p>
<p>Setelah chrooting, kita tidak perlu sudo, kita sudah berstatus root.</p>
<p>Sekarang kita recover Grub2 :</p>
<p><code>#grub-install /dev/sda</code></p>
<p>Jika terjadi error, coba lakukan perintah berikut :</p>
<p><code>#grub-install --recheck /dev/sda</code></p>
<p>Keluar dari chroot, umount system, dan reboot :</p>
<p><code>#exit</code><br />
<code>$sudo umount /mnt/dev</code><br />
<code>$sudo umount /mnt/proc</code><br />
<code>$sudo umount /mnt</code><br />
<code>$sudo reboot</code></p>
<p>Setelah reboot, maka kita akan Ubuntu kita telah kembali <img src='http://www.johanpratama.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Tapi tidak ada pilihan boot ke windows xp <img src='http://www.johanpratama.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kita buat opsi boot ke windows. Masuk ke terminal. Ketikkan :</p>
<p><code>$ sudo fdisk -l /dev/sda</code></p>
<p>Berdasarkan tabel partisi tersebut, windows saya berada di <strong>sda1</strong>. Kemudian tambahkan pilihan boot ke Windows :</p>
<p><code>$ sudo vim /etc/grub.d/11_Windows</code></p>
<p>Kemudian isikan :</p>
<p><code>#! /bin/sh -e</code><br />
<code>echo “Adding Windows” &gt;&amp;2</code><br />
<code>cat &lt;&lt; EOF</code><br />
<code>menuentry “Windows XP″ {</code><br />
<code>set root=(hd0,1)</code><br />
<code>chainloader +1</code><br />
<code>}</code><br />
<code>EOF</code></p>
<p>Kemudian simpan file <strong>11_Windows</strong>.</p>
<p><em>Sedikit catatan mengenai penulisan partisi. Pada <strong>GRUB</strong> versi sebelumnya apabila windows terinstall di harddisk pertama dengan partisi pertama, maka kita harus menuliskan <strong>root=(hd0,0)</strong>. Namun pada <strong>GRUB2</strong> penulisannya berbeda. Apabila partisi windows berad di harddisk pertama, partisi pertama, maka penulisannya menjadi <strong>root(hd0,1)</strong>. </em></p>
<p>Selanjutnya ketikkan perintah :</p>
<p><code>$ sudo chmod a+x /etc/grub.d/11_Windows</code></p>
<p>Lalu :</p>
<p><code>$ sudo update-grub</code></p>
<p>Akan muncul tulisan seperti ini :</p>
<p><em>$ sudo update-grub<br />
Generating grub.cfg …<br />
Found linux image: /boot/vmlinuz-2.6.30-9-generic<br />
Found initrd image: /boot/initrd.img-2.6.30-9-generic<br />
Found linux image: /boot/vmlinuz-2.6.30-8-generic<br />
Found initrd image: /boot/initrd.img-2.6.30-8-generic<br />
Adding Windows<br />
Found memtest86+ image: /boot/memtest86+.bin<br />
done</em></p>
<p>Reboot :</p>
<p><code>$ sudo reboot</code></p>
<p>Sekarang opsi untuk boot ke Windows XP sudah ada. Semoga membantu <img src='http://www.johanpratama.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.johanpratama.web.id/memperbaiki-grub-2-di-ubuntu-karmic/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>CPU Temperature Monitor Applet Di Ubuntu</title>
		<link>http://www.johanpratama.web.id/cpu-temperature-monitor-applet-di-ubuntu/</link>
		<comments>http://www.johanpratama.web.id/cpu-temperature-monitor-applet-di-ubuntu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Jul 2010 18:10:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Johan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[applet]]></category>
		<category><![CDATA[cpu temperature]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.johanpratama.web.id/?p=167</guid>
		<description><![CDATA[Computer Temperature Monitor merupakan applet dari GNOME desktop yang menampilkan suhu dari CPU komputer kita. Applet ini juga bisa menyimpan log dari suhu ke sebuah file. Applet ini juga bisa di set alarm untuk memberi peringatan ketika suhu tertentu telah tercapai. Untuk menginstallnya gunakan perintah apt-get install computertemp menggunakan repositori favorit anda.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em>Computer Temperature Monitor</em></strong> merupakan <em>applet</em> dari GNOME desktop yang menampilkan suhu dari CPU komputer kita. Applet ini juga bisa menyimpan log dari suhu ke sebuah file. Applet ini juga bisa di set alarm untuk memberi peringatan ketika suhu tertentu telah tercapai.</p>
<p>Untuk menginstallnya gunakan perintah <strong>apt-get install computertemp</strong> menggunakan repositori favorit anda.</p>
<p><a href="http://www.johanpratama.web.id/wp-content/uploads/2010/07/computertemp.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-169" title="computertemp" src="http://www.johanpratama.web.id/wp-content/uploads/2010/07/computertemp.png" alt="computertemp" width="488" height="483" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.johanpratama.web.id/cpu-temperature-monitor-applet-di-ubuntu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

