Suatu ketika saya mendapat perintah untuk membuatkan website milik klien menggunakan CMS WordPress. Saya pertama berpikir ahh…cuma bikin web pake cms koq. Bukan bikin web from scratch. Secara dulu juga sering buat website pake joomla, gak beda-beda jauh lah.
Ternyata ada yang terlewati. Perusahaan ini memiliki web designer sendiri, jadi gak bisa seenaknya cari template trus masukkan content, category, section ,dsb. Web yang dibuat harus mengikuti desain dari web designer yang sudah disetujui sama CEO.
Pusing 7 keliling deh kita…. Selama ini buat web selalu memakai template yang sudah ada, bukan membuat template berdasarkan desain yang ada. Mau gak mau saya harus mempelajari css, kemudian teori bagaimana strategi meng-edit template wordpress berdasarkan desain dari photoshop.
Disinilah saya mendapat pelajaran baru bahwasanya teori bisa didapat ketika kita melakukan praktik, namun memahami teori akan sangat sangat membatu dalam melakukan praktik.
Sebuah pelajaran berharga yang diberikan oleh perusahaan yang sedang berkembang ini. Semoga sukses Andromedia Indonesia. Dan semoga saya bisa memberikan hasil yang terbaik buat perusahaan sampai akhir kontrak di bulan Oktober 2010 nanti.



